Berkenalan dengan Berbagai Macam Jenis Burung Walet

jenis burung walet

Bila kita sudah mengetahui jenis-jenis sarang burung walet, kini saatnya mengetahui jenis-jenis burung walet. Ya, sama seperti sarangnya, burung walet juga dibagi menjadi beberapa jenis dan memiliki ciri khas masing-masing pula. Burung-burung walet tersebut berbeda-beda dalam membentuk sarang hingga tempat tinggal atau habitat mereka. Namun, sebelum mengetahui jenis-jenis burung walet lebih lanjut, kita perlu mengetahui terlebih dahulu karakteristik yang dimiliki burung walet pada umumnya.

Aktivitas Burung Walet

Rutinitas sarang burung walet sehari-hari diawali dengan keluarnya mereka dari gua atau rumah tempat budidaya mereka di pagi buta. Mereka akan mulai keluar untuk mencari makanan yang berupa serangga-serangga kecil yang terbang. Secara umum, burung walet memiliki peranan penting dalam menjaga populasi serangga agar tidak terjadi over populasi. Kemudian, saat siang hari di mana mereka mulai merasa haus, maka tujuan mereka selanjutnya merupakan perairan. Mereka akan minum dan sesekali membersihkan badan.

Membangun Sarang di Tempat yang Sama

Saat malam hari, burung walet akan kembali ke sarang masing-masing dan tidur secara berpasangan di sana. Tidak peduli seberapa gelap pun gua maupun tempat budidaya, mereka dapat menemukan sarang mereka masing-masing. Lebih uniknya lagi, mereka cenderung membangun sarang di tempat yang sama berulang kali. Walaupun, sarang sebelumnya sudah dihancurkan, mereka memiliki kemampuan untuk membangun kembali di tempat yang persis sama seperti sebelumnya.

Membangun Sarang dan Proses Bertelur

Baik burung walet jantan maupun betina sama-sama berkontribusi dalam membangun sarang yang akan mereka tinggali. Burung walet membutuhkan waktu sekitar satu bulan dari pertama pembentukkan hingga sarang walet mengeras dan siap ditinggali. Burung walet akan bertelur dalam waktu sekitar seminggu setelah sarang mereka siap ditinggali. Secara umum, burung walet hanya bertelur satu hingga dua butir saja dalam satu musim dan dalam satu tahun mereka dapat bertelur sebanyak tiga kali. Telur walet akan menetas dalam rentang waktu 21 hari kemudian anak-anak burung walet tersebut akan meninggalkan sarang dalam waktu 50 hari.

Habitat Burung Walet

Burung walet menghabiskan sebagian besar waktunya di udara bahkan mangsa atau makanan mereka pun merupakan serangga-serangga terbang kecil dan juga memerlukan gua sebagai tempat membuat sarang. Hal ini secara alami membuat burung walet tinggal di daerah atas atau bagian hutan baik atas maupun tepi.

Jenis Burung Walet

Setelah mengetahui karakteristik umum dari burung walet di atas, saatnya kita mengetahui jenis-jenis burung walet yang menghasilkan sarang burung penuh manfaat itu. Apa saja sih?

  1. Burung Walet Putih

jenis burung walet putih

(sumber: Oleh Lip Kee Yap from Singapore, Republic of Singapore – Edible nest swiftlet (Aerodramus fuciphagus), CC BY-SA 2.0)

Burung walet putih dengan nama latin Aerodramus fuciphagus merupakan penghasil sarang burung walet yang sering kita temui di pasaran yaitu sarang burung walet putih dengan berbagai kualitas dan bentuk. Dinamai burung walet putih bukan karena didominasi warna putih melainkan berdasarkan sarang yang dihasilkan. Bulu yang menutupi tubuh burung walet jenis ini cenderung berwarna cokelat atau hitam. Tubuh bagian atas biasanya ditutupi bulu coklat kehitaman dan bagian bawah berwarna putih atau coklat kehitaman. Burung walet putih berukuran medium kecil dengan berat 15 hingga 18 gram dan juga memiliki ekor yang relatif pendek. Kaki mereka berwarna hitam dan memiliki sedikit bahkan tanpa bulu sama sekali. Sayap mereka cukup panjang namun kecil.

Burung walet putih banyak tersebar di wilayah Asia Tenggara terutama di Indonesia. Bahkan jenis ini pun dibagi menjadi beberapa jenis kembali yang juga tersebar di berbagai wilayah Indonesia dan negara tetangga. Jenis ini biasa berkelana dan berhabitat dari daerah pesisir hingga daerah pegunungan. Kebanyakan dari mereka akan tinggal di atas hutan, tepi hutan, atau padang terbuka. Walaupun begitu, burung walet putih menghabiskan sebagian besar waktu mereka untuk terbang. Makanan burung walet putih sama seperti kebanyakan burung lain yaitu serangga.

Tempat yang dipilih burung walet putih untuk membangun sarangnya biasanya adalah di daerah pesisir, di gua-gua batu kapur, di celah-celah batu, di celah di tebing atau kadang-kadang di gedung. Mereka sama sekali tidak suka mendarat di tanah atau tempat rendah.

  1. Burung Walet Sarang Hitam

walet hitam

(sumber: Oleh wokoti – Black-Nest Swiftlet, CC BY-SA 2.0)

Aerodramus maximus atau Burung Walet Sarang Hitam merupakan spesies yang hidup di negara-negara Asia Tenggara seperti Brunei, Indonesia, Malaysia, Myanmar, the Filipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam. Sarang burung walet yang dihasilkan jenis ini memang berwarna hitam dikarenakan adanya campuran dari bulu burung itu sendiri. Burung Walet Sarang Hitam memang didominasi oleh bulu berwarna hitam dengan bagian perut atau bawah yang berwarna keabu-abuan. Mirip seperti Burung Walet Putih, jenis ini juga memiliki ekor yang pendek dan sayap yang panjang namun kecil.

  1. Burung Walet India

walet india

(sumber: By Kannan AS – Own work, CC BY-SA 3.0)

Burung walet India (Aerodramus unicolor) merupakan spesies burung walet yang berada di daerah perbukitan di Sri Lanka dan barat daya India. Sarang Burung Walet India berbentuk mangkuk atau setengah lingkaran dan biasanya terdapat di bagian datar dalam sebuah gua. Air liur yang membentuk saran burung walet tersebut berasal dari air liur Burung Walet India jantan. Sarang walet jenis ini berwarna putih dan mengkilat serta mampu menampung sekitar dua butir telur burung walet.

Seperti kebanyakan burung walet yang ada, Burung Walet India memiliki tubuh yang relatif kecil dengan panjang kurang lebih 12 cm. Tubuh bagian atasnya didominasi warna coklat gelap dan bagian bawah didominasi oleh bulu berwarna coklat pucat. Saat dikepakkan, sayapnya yang kecil dan panjang membentuk bulan sabit atau boomerang. Selain itu, seperti spesies lainnya, mereka juga berkaki kecil dan menghabiskan sebagian besar waktunya di udara.

Tiga jenis burung walet di atas merupakan burung walet penghasil sarang yang dapat dimakan manusia atau edible-bird nest. Secara menyeluruh masih banyak terdapat jenis-jenis burung walet yang ada dan bahkan ada pula yang hampir punah. Maka dari itu, kita sebagai manusia yang hidup berdampingan dan memanfaatkan sumber daya dari burung walet haruslah ikut menjaga dalam pelestariannya. 

Share This Post

Share on facebook
Share on linkedin
Share on twitter
Share on email

More To Explore

manfaat blueberry untuk mencegah penuaan dini pada kulit
Beauty

7 Manfaat Buah Blueberry untuk Kesehatan Kulit

Dikenal dengan rasa yang manis dan nikmat, blueberry memiliki beragam manfaat untuk kesehatan kulit. Dengan menjalankan pola hidup sehat, dan memilih nutrisi yang baik untuk