Cara Memenuhi Cairan Tubuh saat Puasa

memenuhi cairan tubuh saat puasa

Tidak terasa bulan Ramadhan tiba sebentar lagi. Ibadah umat muslim yang dijalankan satu tahun sekali ini diperkirakan dimulai pada awal April. Banyak orang sudah mulai mempersiapkan bulan Ramadhan dari jauh-jauh hari, termasuk mempersiapkan kondisi fisik. Pada saat Ramadhan, kita diharuskan untuk menahan lapar dan haus selama kurang lebih 12 jam. Sedangkan, kita pun tetap harus melaksanakan aktivitas sehari-hari seperti biasanya. Apabila kita tidak cermat mengelola makanan serta minuman yang dikonsumsi, bisa jadi tubuh kita kekurangan cairan di siang hari. Oleh karena itu, ada baiknya kita mengetahui bagaimana cara memenuhi cairan tubuh saat puasa.

dehidrasi

Tubuh kita sangat membutuhkan cairan karena 70 persen tubuh manusia terdiri dari air. Kekurangan cairan tubuh dapat menyebabkan dehidrasi. Terlebih, faktor cuaca serta jenis pekerjaan yang kita lakukan dapat mempengaruhi seberapa cepat cairan tubuh berkurang. Jika sudah dehidrasi, maka akan banyak gangguan yang muncul. Dehidrasi bisa menyebabkan pusing, kulit kering, tubuh lemas, serta sulit berkonsentrasi.

Baca juga: Menu Sahur Mengenyangkan, Dijamin Anti Lapar Seharian

Cara Memenuhi Cairan Tubuh Ketika Puasa

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk memenuhi cairan tubuh saat puasa.

Menjaga asupan air putih

memenuhi cairan tubuh saat puasa minum air putih

Agar cairan tubuh terpenuhi saat puasa, kita tetap harus menjaga asupan air putih. Menurut halodoc, orang dewasa disarankan untuk mengonsumsi air putih sebanyak 8-10 gelas atau 2 liter perhari. Konsumsi air putih tentu saja tidak bisa dalam sekali waktu. Hal tersebut dapat menyebabkan perut kembung dan muntah. Selain itu, air putih bersifat sementara di dalam tubuh dan akan keluar lewat urin.

Ketika berpuasa, kita tidak bisa mengonsumsi apapun. Sehingga, cara menyiasatinya adalah dengan mengubah waktu konsumsi minum air putih. Kamu bisa menggunakan pola 2-4-2 agar cairan tubuh terpenuhi serta terhindar dari dehidrasi.

Pola 2-4-2 adalah 2 gelas air putih saat berbuka, 4 gelas air putih di waktu malam, serta 2 gelas lagi saat sahur. Ketika berbuka, usahakan untuk mengawali dengan air putih untuk mengganti cairan tubuh yang hilang setelah seharian berpuasa. Kamu bisa minum satu gelas air putih ketika berbuka dan minum satu gelas lagi setelah makan takjil.

Di malam hari, penuhi cairan tubuh dengan minum 4 gelas air putih secara berkala. Pembagiannya bisa satu gelas sebelum makan, satu gelas setelah makan, satu gelas setelah tarawih, dan satu gelas sebelum tidur. Namun tentu saja kamu dapat menyesuaikannya sendiri sesuai kebutuhan.

Terakhir, 2 gelas air putih bisa dikonsumsi ketika sahur. Baik satu gelas ketika bangun tidur maupun satu gelas setelah makan sahur. Karena peran sahur sangat penting agar kita tetap bertenaga sepanjang hari, usahakan jangan lewatkan makan sahur ya.

Perbanyak konsumsi buah dan sayur

makan buah

Selain mengonsumsi air putih secara rutin, cara lain untuk memenuhi cairan tubuh saat puasa adalah dengan banyak mengonsumsi buah dan sayur. Ketika puasa, tubuh akan menggunakan simpanan nutrisi dalam makanan. Sayur dan buah diketahui mengandung cairan serta nutrisi yang dibutuhkan tubuh agar terhindar dari dehidrasi. Selain itu, banyak vitamin serta kandungan baik lainnya pada sayur dan buah yang akan membuat tubuh sehat dan bugar.

Itulah beberapa hal yang bisa dilakukan agar cairan tubuh terpenuhi ketika berpuasa. Selain air putih, sayur, dan buah, kamu juga bisa mengonsumsi minuman lain yang berperan menjaga cairan tubuh seperti air kelapa, madu, jus buah, ataupun minuman sarang burung walet. Sarang burung walet dikenal manfaatnya untuk memenuhi nutrisi tubuh agar kita kuat berpuasa seharian.

Share This Post

Share on facebook
Share on linkedin
Share on twitter
Share on email

More To Explore

manfaat blueberry untuk mencegah penuaan dini pada kulit
Beauty

7 Manfaat Buah Blueberry untuk Kesehatan Kulit

Dikenal dengan rasa yang manis dan nikmat, blueberry memiliki beragam manfaat untuk kesehatan kulit. Dengan menjalankan pola hidup sehat, dan memilih nutrisi yang baik untuk