Serba-serbi Sarang Burung Walet si Makanan Sultan

sarang burung walet

Sarang burung walet atau birdnest sudah dikenal masyarakat luas sebagai sumber makanan yang mengandung gizi beraneka rupa. Sebanding dengan manfaat yang ditawarkan, harga yang ditawarkan pun bukan main-main. Namun, tetap saja konsumen makanan sultan ini tetap membanjiri pasaran sehingga sekarang petani tidak hanya sekedar ‘mencari’ tapi juga menternakkan sarang burung walet.

Secara umum, sarang burung walet merupakan salah satu Edible Bird Nest (EBN) yaitu sarang burung yang dapat dan aman dimakan manusia. Apabila kita mengetahui burung membuat sarangnya dari ranting-ranting, daun-daun kering, atau jerami, sarang burung walet terbuat dari air liur burung walet sendiri. Biasanya, dalam alam, burung walet akan membangun sarangnya di dalam gua. Kemudian, air liur mereka akan mengeras dengan mengikuti relief-relief atau dinding-dinding gua sehingga membentuk bentuk mangkok yang mana merupakan bentuk paling umum sarang burung walet.

jenis walet

Biasanya, di dalam gua terdapat banyak titik-titik di mana kita dapat menemukan sarang burung walet. Jadi, dalam satu gua tidak hanya terdapat satu atau dua sarang saja. Selain itu, para petani sarang burung walet juga membangun peternakan dimana mereka beternak sarang burung walet dengan tujuan memproduksi sarang burung walet.

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya bahwa birdnest memiliki beragam variasi yang juga mempengaruhi harga jualnya di pasaran.

Sejarah Konsumsi Sarang Burung Walet

Seperti kebanyakan penemuan makanan pada umumnya, awal mula konsumsi birdnest juga berasal dari ketidaksengajaan. Menurut sejarah, birdnest mulai menjadi barang barter saat masa Dinasti Tang (618-907 M). Hal ini menandai bahwa birdnest dianggap sebagai barang komoditas yang berguna dan dapat disimpulkan bahwa mulai saat itulah birdnest mulai dikonsumsi manusia. Tempat yang dikenal sebagai pusat komoditas birdnest pada masa itu adalah Borneo yang sekarang dikenal sebagai wilayah Kalimantan di Indonesia, Brunei Darussalam, dan Malaysia. mereka menukarkan birdnest dengan barang pecah belah dari Tiongkok seperti porselen, besi, kuningan, emas, manik-manik kaca, dan juga barang non pecah belah seperti tekstil.

dinasti tang

Menurut catatan sejarah lain juga disebutkan bahwa Zheng He dan armada kapal yang sedang berlayar terjebak oleh adanya badai yang menghantam dan terpaksa menepi dengan bahan makanan yang tinggal sedikit. Mereka kemudian mencari-cari bahan yang dapat dimakan hingga menemukan sarang walet yang menempel di dinding gua. Para awak kapal kemudian mengolahnya dan menyantapnya. Kemudian, konon katanya mereka langsung merasa pulih dan bertenaga.

Jenis Sarang Burung Walet

Di pasaran sendiri terdapat berbagai jenis sarang burung walet diantaranya sebagai berikut.

  1. Bentuk Mangkok

jenis sarang burung walet mangkok

Sarang Burung walet asli atau juga biasa disebut sarang bentuk mangkok merupakan jenis yang paling umum diternakkan dan dicari keberadaannya. Hal ini karena bentuk ini masih memiliki bentuk yang sempurna sesuai dengan saat mereka masih menempel yang artinya minim terjadi kerusakan saat proses pengambilan maupun saat proses burung walet masih membangun sarangnya. Jenis sarang ini berbentuk mangkok serta memiliki serat yang padat dan rekat dan berwarna putih.

  1. Bentuk Segitiga

jenis sarang burung walet segitia

Bentuk ini terbentuk karena air liur mereka yang menempel pada sudut-sudut rumah walet. Karena berada di sudut-sudut rumah walet, bentuk segitiga tidak memiliki bentuk sebesar sarang walet bentuk mangkok. Hal ini membuat harga jual birdnest bentuk segitiga dijual dengan harga yang lebih rendah dari birdnest asli.

  1. Bentuk Patahan

jenis patahan

Disebut patahan karena sarang jenis ini mengalami patahan atau adanya kerusakan saat proses pembentukan maupun pengambilan. Apabila birdnest bentuk asli terbentuk karena minimnya gangguan dari pihak luar, patahan atau kerusakan pada jenis ini diakibatkan oleh faktor alam maupun faktor manusia. Walaupun karena adanya kerusakan, bukan berarti sarang jenis ini berbentuk remahan atau potongan-potongan kecil ya. Sarang dengan bentuk patahan yang dijual di pasaran umumnya masih tergolong cukup besar, kok. Namun, karena sudah mengalami perubahan bentuk dari bentuk asli maka harganya pun juga di bawah bentuk mangkuk dan bentuk segitiga.

  1. Bentuk Strip

jenis strip

Disebut bentuk strip karena tekstur dan lipatan-lipatannya lebih renggang dan tidak sepadat bentuk mangkok atau asli. Walaupun terlihat renggang namun bukan berarti manfaat yang ditawarkan berbeda dengan jenis lainnya. Sarang bentuk strip tetap mengandung segudang kandungan gizi yang bermanfaat bagi tubuh.

  1. Warna Merah

jenis sarang burung walet merah

Sarang burung walet merah atau oleh masyarakat Tiongkok disebut dengan Xueyan merupakan jenis yang cukup langka di pasaran. Hal ini karena warna merah yang dihasilkan berasal dari darah burung walet sendiri baik saat tergesa-gesa membangun sarangnya maupun saat memindahkan telurnya. Namun, ada beberapa pendapat pula yang mengatakan bahwa warna merah berasal dari faktor eksternal dan bukan dari darah burung walet.

Harga Sarang Burung Walet

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya bahwa jenis-jenis birdnest pun mempengaruhi harga jual masing-masing di pasaran. Selain itu harga jualnya pun dapat berbeda di negara satu dan negara lainnya. Di Indonesia sendiri, jenis mangkok memiliki harga jual berkisar dari Rp.14.000.000 hingga Rp.21.000.000/kg. Sedangkan harga burung walet sudut atau segitiga per kilogramnya berkisar dari Rp.10.000.000 – Rp.11.500.000 dan harga jenis patahan berkisar antara Rp.10.000.000 – hingga Rp.12.000.000. Kemudian, sarang warna merah yang memiliki harga paling tinggi dijual di pasaran hingga mencapai Rp.100.000.000/kg karena kelangkaannya. Tentu harga-harga tersebut dapat berubah dalam setiap bulannya sehingga kita perlu mengecek harga di pasaran sebelum membeli, ya!

Manfaat Sarang Burung Walet

Melihat harga-harga yang fantastis tersebut membuat kita berpikir, seberapa besar sih manfaat yang diberikan? Ternyata memang kandungan dan manfaat sepadan dengan dana yang kita keluarkan, lho.

  1. Meningkatkan Imunitas Tubuh

sarang burung walet meningkatkan imunitas

Manfaat yang satu ini bukan rahasia lagi, ya! Kebanyakan orang juga pada umumnya membeli birdnest dengan tujuan meningkatkan imunitas atau kekebalan tubuh mereka.

  1. Perawatan Kulit

sarang burung walet merawat kulit

Kandungan kolagen yang tinggi dalam birdnest bermanfaat dalam meningkatkan kekenyalan dan kehalusan kulit. Selain itu, kandungan-kandungan yang ada dalam birdnest juga membantu mempercepat proses regenerasi kulit sehingga membantu dalam menyamarkan kerutan dan tanda-tanda penuaan dini.

  1. Membantu Mengatasi Stres dan Depresi

mengatasi stress

Di dalam birdnest terdapat senyawa yang berwarna zat triptofan yang mana merupakan bahan pembentuk serotonin and melatonin yang merupakan anti depresan. Selama masa pandemi seperti ini tentu kita juga harus berusaha untuk meningkatkan kesehatan mental kita karena apabila kesehatan mental kita menurun maka begitu juga dengan kesehatan fisik kita.

  1. Perawatan Luka dan Pasca Operasi

perawatan pasca operasi

Seperti yang telah disebutkan di atas bahwa senyawa-senyawa dalam birdnest membantu proses regenerasi kulit. Selain regenerasi kulit, senyawa-senyawa tersebut juga membantu dalam proses pertumbuhan jaringan otot sehingga sangat diperlukan bagi pasien penyembuhan pasca operasi.  

Setelah melihat berbagai fakta sarang burung walet tersebut, apakah sudah tertarik untuk membeli?

Share This Post

Share on facebook
Share on linkedin
Share on twitter
Share on email

More To Explore

manfaat blueberry untuk mencegah penuaan dini pada kulit
Beauty

7 Manfaat Buah Blueberry untuk Kesehatan Kulit

Dikenal dengan rasa yang manis dan nikmat, blueberry memiliki beragam manfaat untuk kesehatan kulit. Dengan menjalankan pola hidup sehat, dan memilih nutrisi yang baik untuk